BONTANG — PT Kalimantan Medika Utama (KMU) selaku pengelola layanan kesehatan PT Kaltim Methanol Industri (KMI), bekerja sama dengan manajemen PT KMI menggelar kegiatan Sosialisasi Jaminan Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Kesehatan pada Selasa, 22 September 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan kehadiran tatap muka di Ruang Pertemuan Site PT KMI serta saluran online/virtual untuk mengakomodasi fleksibilitas para karyawan dan jajaran manajemen.

Kegiatan ini diselenggarakan guna memberikan kejelasan informasi mengenai skema serta prosedur penjaminan kesehatan karyawan dan keluarga PT KMI yang dikelola oleh PT KMU sekaligus meningkatkan kesadaran (awareness) pekerja terhadap potensi risiko kesehatan lingkungan, khususnya terkait dampak buruk paparan asap pada sistem pernapasan.

Komitmen Bersama Mewujudkan Kesejahteraan Karyawan

Sebagai bentuk sinergi antara pengelola layanan kesehatan dan manajemen perusahaan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Listyawan Adi Pratisto, Direktur Produksi PT KMI dan perwakilan manajemen PT KMU.

Kehadiran manajemen PT KMI dan tim PT KMU ini menegaskan komitmen bersama dalam memastikan hak-hak pelayanan kesehatan karyawan dan keluarga terpenuhi secara optimal demi mendukung produktivitas dan operasional perusahaan yang aman.

peserta

Dua Agenda Utama: Penjaminan Layanan Kesehatan dan Edukasi tentang Kesehatan Paru

Melalui platform hybrid, peserta antusias mengikuti dua sesi pemaparan materi yang komprehensif dan interaktif:

1. Sosialisasi Jaminan Pelayanan Kesehatan Karyawan dan Keluarga

Sesi pertama dibawakan oleh perwakilan PT KMU, dr. Puguh Danu Sanjaya. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci alur dan mekanisme pengelolaan jaminan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan PT KMI beserta keluarga.

Materi yang disampaikan mencakup:

  • Prosedur akses layanan medis di fasilitas kesehatan wilayah Bontang dan luar Bontang.
  • Prosedur dan alur rujukan pelayanan kesehatan ketika karyawan atau keluarga membutuhkan perawatan medis di luar wilayah Bontang.
  • Kejelasan regulasi serta tata cara klaim agar pelayanan medis dapat diakses secara optimal dan tanpa kendala administratif.

2. Edukasi Kesehatan: Dampak Buruk Asap Bagi Kesehatan Paru

Sesi kedua menghadirkan pakar spesialis paru, dr. Ferryansyah, Sp.P, AIFO-K. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh paparan asap, baik dari lingkungan kerja, polusi udara, maupun asap pembakaran.

Dokter Ferryansyah menjelaskan mekanisme kerusakan jaringan paru akibat partikel asap serta memberikan panduan langkah-langkah pencegahan mandiri, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) pernapasan yang tepat dan penerapan pola hidup bersih untuk menjaga kapasitas vital paru-paru.

Hasil Kegiatan dan Harapan Ke Depan

Melalui rangkaian sosialisasi dan edukasi secara hybrid ini, para karyawan PT KMI kini memiliki pemahaman yang jauh lebih jelas mengenai alur pelayanan kesehatan yang dikelola oleh PT KMU, baik untuk wilayah Bontang maupun rujukan luar daerah. Selain itu, karyawan juga mendapatkan pembekalan ilmu kesehatan yang praktis untuk mengantisipasi risiko bahaya asap bagi diri sendiri dan keluarga.

Sinergi antara PT KMU dan PT KMI melalui kegiatan berkala seperti ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas kesehatan, kenyamanan kerja, serta kesejahteraan seluruh karyawan PT KMI.